dicintai tapi diyatimkan
Dicintai tapi diyatimkan
Rasulullah menjadi sosok Nabi yang agung, dihormati seantero dunia, tapi bukan berarti tidak mengalami ujian sama sekali. Justru Rasulullah hadir dengan ujian itu sendiri, dimulai dari kesulitan.
Untuk meraih kebahagiaann dan keberhasilan dalam hidup, kita perlu memperbaiki persepsi kita tentang cara pandang terhadap ;
> kesulitan,
Bahwa kesulitan bukan adzab dari Allah. Melainkan sebuah fase dalam hidup. kebahagiaan mustahil kita dapatkan tanpa adanya kesulitan. Karena Ini adalah 2 cermin yg harus berhadspan.
Rasullah diyatimkan. Ternyata mengandung sebuah pelajaran yang berharga mengenai takdir.
> berdamai dengan takdir,
Adalah sebuah keniscayaan, karena yg mengatur takdir kita adalah Sang Maha Mengetahui (al-'alim).
Oleh karenanya cara terbaik untuk berdamai dengan takdir adalah dg : 1) membangun kesadaran bahwa Kehidupan ini bukan kita pelaku utamanya. 2)menghadirkan spirit bahwa ujian yang kita hadapi itu datang dari Allah dan Dia pula yang akan memberikan solusinyanya.
Tadabur Surat Adh Dhuha
Rasul dihinakan kaum Quraisy, karena wahyu lama tidak turun. Mereka mengolok-olok dengan ucapan "Allah telah meninggalkan dirimu Muhammad."
Yang tidak dipungkiri membuat Rasulullah menjadi overthingking, merasa dtinggalkan, sedangkan tidak ada siapa-siapa disisinya.
Maka Allah datang dengan (ما ودّعك ربّك وما قلى) sebagai penyejuk jiwa yang dirundung rindu. Allah datang ditengah kesepian bak oase ditengah kehausan yg mencekik tenggorokan.
Lalu dilanjutkan dengan (والآخرة خير لك من الأولى) mengajak kita untuk mengorientasikan hidup kepada akhirat. Ayat ini seolah menjadi spirit bagi Rasulullah untuk move on dari kesulitan hidup yang mengusik hatinya.
Kemudian ayat (ولسوف يعطيك ربّك فترضى).
Selama kita masih hidup, berarti Allah masih memberikan anugerah bagi kita. Allah memberi kita pemberian sampai kita ridho. Kapan itu ridho ? Ketika meninggal.
ألم يجدك يتيما فأوى
Engkau boleh kehilangan apapun didunia, tapi jangan kehilangan Allah. Karena satusatunya tempat bersandar hanya Dia.
Rasulullah itu jabatanny tinggi, nabi tapi kehidupannya sangat tidak ideal. Sedangkan "Tidak ideal" itu adalah prespektif manusia. Dimata Allah itulah rangkaian yg Allah design pribadi Rasulullah.
Hikmah kenapa Rasul diyatimkan?
Agar menutup mulut orsng-orang kafir Quraisy dan menutup mulut org org yg dikemudian hari akan memberikan fitnah kepada Rasulullah bahwa apa yang dibawa olehnya itu hasil belajar dari ayahnya. (kitab Fiqih Siroh, Syekh Muhamad Sa'id Romadhon Al Buthiy.)
Dan beberapa hikmah lainnya adalah :
1. Bergantung hanya kepada Allah.
Sedangkan hubungan dg manusia sebatas sebab akibatnya saja. Kita hanya mampu mengerjakan yg domain kita, tidak pada domain Allah.
2. Cinta pasti diuji
Artinya cinta itu bukan sama dengan kebahagiaan abadi. Cinta itu ujian. Maka bukan berarti sesuatu yang menyenangkan terus menerus tanpa ada gesekan atau konflik.
3. Harapan bagi yatim
Ini menjadi hope bagi anak-anak yatim yg hidup setelahnya. Untuk jangan merasa jatuh dan terpuruk.
ImanPath X YISC Al Azhar
SBN 25/04/25

donee..
BalasHapusinsightfull..
Yaa kaan, btw ini notulensi pribadi aja yaa
HapusYa kannn masya allah mindblwoing, btw ini notulensi aja yaak bukan dr murni pikiran saya
Hapus