Wasiat RA Kartini
Selama ini cuma
denger dan liat kehebohan anak SD yang ke salon buat tampil di hari kartini. Dulu
cuma sebatas, oh jadi ini hari kartini ya , dan semua berteriak ,iya ini hari
kartini. Tanpa tau apa karya dan track record perjuangan nya.
Kini masa dimana
manusia ngikutin kebiasaan yang dia gatau sebab-sebabnya , ngga kritis. Dan
setelah kemarin ikut kajian tentang RA KARTİNİ , jadi tau ,
kalau......
Bisa jadi Kartini
sedih dengan zaman skrg yang ngerayain hari yang katanya 'hari nya' dengan sari
konde dan kebaya nya , yang katanya ngikutin beliau.
Faktanya, Beliau
wafat di usia 25 tahun yang dia baru tau tentang İSLAM 2tahun terakhir sebelum
meninggal, syariat islam belum dia pelajari . Kenapa? Karena Penjajah dulu
melarang Al Quran di cetak dengan terjemahan nya, tujuannya supaya ummat islam
ngga paham dengan isi Al Quran, bahkan dulu Bu Kartini pernah mengkritisi Kiyai
nya, apa arti surat ini? Kenapa kita harus menghafal nya tanpa tau kandungan
suratnya? Sungguh aneh !
Dan perlu diketahui,
bahwa ilmu guru pun dulu terbatas, sebab terbatasnya sarana ilmu .
Perempuan pun dipingit (read: dibatasi) , dan tidak
dianjurkan untuk belajar dan mengexplore dirinya , ini adalah salah satu cara
penjajah menghancurkan negara yang dijajahnya, supaya kaum wanita bodoh dan
kelak anak2nya pun bodoh .. *sungguh kejam*
Semangaat Kartini
sangat mengebu untuk terus belajar , kesempatan telag terbuka lebar untuknya
mengenyam pendidikan di Barat bahkan di Jakarta , namun sejarah menceritakan
bahwa Dia berubah pikiran dan lebih Memilih dinikahkan oleh ayahnya.
Kalau boleh diduga , ini adalah trik untuk mencegah Kartini belajar , Kartini terlalu
kritis , dan dia sangat haus akan Terangnya ilmu yang selama ini tak di dapat .
Bahkan surat al fatihah pun dia tak tau maknanya , sampai suatu ketika dia
mendapatkan nya dari Kiyai Sholeh Darat , dan dia mengatakan “sungguh Al
fatihah dulu gelap bagi ku dan kini, Terang bagiku.”
Gaes , andai Kartini
masih hidup, saya yakin Dia pasti akan belajar syariat islam , Dia akan
berhijab, Dia akan junjung tinggi nilai-nilai İslam, Dia akan menulis karya
tulis islami, Dia akan membangun sekolah dan mungkin Dia akan mengatakan ,,,,
Wahai anak-anaku BELAJARLAH , karena kelak kau akan mengemong bayi mu,
Wahai anak-anaku BERHİJABLAH, karena itu titah Tuhan mu demi kebaikan mu ..
#Sarikonde #Hijab #hariKartini
#sejarahislam #pemudipui


Komentar
Posting Komentar